Pengukur tekanan mikro Serial Ye/Gauge Tekanan Kotak Membran
Cat:Alat pengukur tekanan
◆ Model : YE60 YE100 YE150 ◆ Gunakan: Pengukur tekanan kotak membran juga disebut pengukur tek...
Lihat detailnya Pengukur aliran dan manometer terkait erat dalam sistem pengukuran dan kontrol industri, terutama melalui prinsip mekanika fluida dan skenario aplikasi praktis. Berikut ini adalah hubungan utama dan efek kolaboratif di antara keduanya.
Korelasi prinsip pengukuran
·Persamaan Bernoulli: Banyak pengukur aliran (seperti pelat lubang, tabung Venturi, pengukur aliran tekanan diferensial) menghitung laju aliran secara tidak langsung dengan mengukur perbedaan tekanan fluida. Pengukur tekanan memberikan perbedaan tekanan penting atau data tekanan statis dalam skenario seperti itu.
·Ketergantungan karakteristik fluida: Hubungan antara laju aliran dan tekanan dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti densitas dan viskositas fluida. Data tekanan perlu digabungkan untuk mengoreksi pengukuran aliran (misalnya, laju aliran gas dipengaruhi secara signifikan oleh perubahan tekanan).
Manometer
Pengukur aliran
Pemantauan dan pengendalian sistem
· Stabilitas proses: Pengukur tekanan memantau fluktuasi tekanan di dalam pipa. Jika terjadi kelainan pada tekanan (seperti penyumbatan atau kebocoran), pembacaan flowmeter mungkin menjadi tidak valid atau terdistorsi.
· Kontrol loop tertutup: Dalam sistem kontrol pompa atau katup, sinyal dari flowmeter dan pengukur tekanan secara bersama-sama diumpankan kembali ke pengontrol, memungkinkan peralatan disesuaikan untuk menjaga kestabilan aliran dan tekanan (seperti loop kontrol PID).
Kalibrasi dan Kompensasi
·Kompensasi tekanan: Untuk pengukur aliran gas (seperti turbin, tipe termal), data tekanan diperlukan untuk mengubah laju aliran volumetrik ke kondisi standar (Nm³/h) untuk menghindari kesalahan yang disebabkan oleh variasi tekanan.
·Diagnosis Kesalahan: Penurunan tekanan secara tiba-tiba dapat mengindikasikan kebocoran pipa. Pada titik ini, pembacaan flowmeter akan menjadi sangat tinggi. Masalah ini perlu diselidiki dengan menggabungkan data dari pengukur tekanan.
Skenario Aplikasi Khas
· Pengukur aliran tekanan diferensial: Laju aliran dihitung secara langsung berdasarkan pembacaan tekanan dari pengukur tekanan tekanan tinggi (P1) dan tekanan rendah (P2).
·Sistem Pompa/Kompresor: Pengukur tekanan keluar dihubungkan dengan pengukur aliran untuk memastikan bahwa peralatan beroperasi dalam kisaran tekanan aman dan memberikan laju aliran yang diharapkan.
·Keseimbangan jaringan pipa: Dalam jaringan pasokan air/gas, distribusi tekanan dan distribusi aliran perlu dipantau secara bersamaan untuk mengoptimalkan efisiensi.
Seleksi dan Instalasi
· Koordinasi posisi: Pengukur tekanan biasanya dipasang di hulu dan hilir pengukur aliran untuk memberikan tekanan referensi atau untuk memverifikasi stabilitas pola aliran (seperti untuk menghindari gangguan pusaran).
·Pencocokan rentang: Untuk sistem tekanan tinggi, pengukur tahan tekanan perlu dipilih. Pada saat yang sama, rentang flowmeter harus mencakup rentang aliran di bawah variasi tekanan.
Ringkasan: Pengukur aliran dan pengukur tekanan pada dasarnya saling melengkapi: pengukur aliran berfokus pada "volume aliran", sedangkan pengukur tekanan berfokus pada "gaya dorong". Penggunaan gabungan keduanya dapat meningkatkan keandalan sistem, terutama dalam kondisi pengoperasian dinamis atau skenario presisi tinggi (seperti dalam industri kimia dan energi). Dalam aplikasi praktis, data dari keduanya sering diintegrasikan ke dalam sistem SCADA atau DCS untuk memungkinkan analisis dan pengendalian yang komprehensif.
Pengukur Aliran Pusaran
Manometer Anti Getaran